Yuk Simak, 5 Amalan di Bulan Rajab !

            01 Rajab 1443 Hijriah jatuh pada tanggal 3 Februari 2022. Berdasarkan riwayat beberapa hadis, bulan Rajab termasuk ke dalam bulan yang memiliki keutamaan tersendiri. Dalam kitab tafsir Ath-Thabrani disebutkan terdapat empat bulan dalam bulan haram yang diantaranya adalah bulan Rajab. Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda, “sesungguhnya zaman ini telah berjalan (berputar), sebagaimana perjalanan awalnya ketika Allah menciptakan langit dan bumi, yang mana satu tahun ada 12 bulan. Di antaranya ada empat bulan haram, tiga bulan yang (letaknya) berurutan, yaitu Dzulkaidah, Dzulhijah, dan Muharam. Kemudian Rajab yang berada di antara Jumadil (Akhir) dan Sya’ban”. (H.R. Bukhari dan Muslim).

             Bulan Rajab termasuk ke dalam bulan yang dihormati di dalam Al-Qur’an yang tentu disebut sebagai Asyhurul Hurum. Selain bulan Rajab, terdapat tiga bulan lainnya yaitu bulan Muharram, Dzulqa’dah dan Dzulhijah. Ketiganya saling berurutan. Namun, hanya bulan Rajab saja yang terpisah sendirian. Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an Surah At-Taubah ayat 36, yaitu:  

إِنَّ عِدَّةَ الشُّهُورِ عِنْدَ اللَّهِ اثْنَا عَشَرَ شَهْرًا فِي كِتَابِ اللَّهِ يَوْمَ خَلَقَ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ مِنْهَا أَرْبَعَةٌ حُرُمٌ ۚ ذَٰلِكَ الدِّينُ الْقَيِّمُ ۚ فَلَا تَظْلِمُوا فِيهِنَّ أَنْفُسَكُمْ ۚ وَقَاتِلُوا الْمُشْرِكِينَ كَافَّةً كَمَا يُقَاتِلُونَكُمْ كَافَّةً ۚ وَاعْلَمُوا أَنَّ اللَّهَ مَعَ الْمُتَّقِينَ

“Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah (di Lauh Mafzuh) pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka jangalah kamu menzalimi dirimu padanya (empat bulan itu), dan perangilah orang-orang musyrik semuanya sebagaimana mereka pun memerangi kamu semuanya. Ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang bertakwa”.

           Sudah menjadi kebiasaan sejak lama di tengah sebagian umat Islam untuk menghormati bulan Rajab ini dengan melakukan beberapa amalan-amalan ibadah, seperti shalat, berpuasa dan lain sebagainya. Kemudian terdapat beberapa amalan-amalan utama, diantaranya:

  1. Puasa Sunnah

          Di riwayatkan dari At-Thabrani dari Sya’id bin Rasyid dijelaskan bahwa : “Barangsiapa yang berpuasa di bulan Rajab, ia laksana berpuasa setahun. Apabila ia berpuasa tujuh hari, maka akan ditutupkanlah darinya pintu neraka jahannam, dan barangsiapa berpuasa delapan hari, maka untuknya delapan pintu syurga dan bila berpuasa delapan hari maka Allah subhanahu wa ta’ala akan mengabulkan semua permohonannya”. (H.R. At-Thabrani).

          Perbanyaklah mengerjakan macam-macam puasa sunnah pada bulan Rajab, namun jangan lakukan puasa selama sebulan penuh karena justru hukumnya akan menjadi makruh. Puasa sunnah terutama pada bulan Rajab (bulan Haram) terdapat banyak hikmah dibaliknya dan dapat diambil manfaat baiknya.

  1. Shalat Sunnah

          Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda : “Sesungguhnya amal manusia yang pertama kali akan di hisab atau di hitung kelak di kemudian hari (kiamat) adalah shalatnya”. Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda lagi, “Allah berfirman kepada para Malaikat-Nya, sedangkan Ia lebih mengetahui, ‘Lihatlah shalat hamba-Ku, sudahkah ia melaksanakannya dengan sempurna ataukah terdapat kekurangan?”.

          Bila ibadahnya telah sempurna maka ditulis untuknya pahala yang sempurna pula. Namun apabila terdapat sedikit kekurangan, maka Allah berfirman, ‘Lihatlah apakah hambaku memiliki shalat sunnah?’Bila ia memiliki shalat sunnah, maka Allah berfirman, ‘Sempurnakanlah untuk hamba-Ku dari kekurangannya itu dengan shalat sunnahnya’. Demikianlah semua ibadah akan melalui proses perjslanan yang serupa’. (H.R. Abu Daud).

  1. Shalawat

إِنَّ اللَّهَ وَ مَلَئكتَهُ يُصلُّونَ عَلى النَّبىّ‏ِ يَأَيهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صلُّوا عَلَيْهِ وَ سلِّمُوا تَسلِيماً

“Sesungguhnya Allah subhanahu wa ta’ala dan malaikat-malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan  kepadanya”. (QS. Al-Ahzab ayat 56).

          Rasulullah shalallahu alaihi wasalam bersabda : “Perbanyaklah kalian membaca shalawat kepadaku pada hari dan malam Jum’at, barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali niscaya Allah bershalawat kepadanya sepuluh kali”. (H.R. Al-Baihaqi).

  1. Sedekah

          Keutamaan sedekah menurut Islam sangatlah banyak, apalagi jika dilakukan pada bulan-bulan yang baik, seperti salah satunya yaitu bulan Rajab. Maka dianjurkan untuk perbanyak sedekah.

 مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ ۗ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. (QS. Al-Baqarah : 261).

  1. Dzikir

          Seseorang yang sering berdzikir pada bulan haram akan mendapatkan keutamaan berdzikir yang melimpah. Perbanyak pula dzikir harian Nabi Muhammad SAW.

إِنَّ الْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَالْقَانِتِينَ وَالْقَانِتَاتِ وَالصَّادِقِينَ وَالصَّادِقَاتِ وَالصَّابِرِينَ وَالصَّابِرَاتِ وَالْخَاشِعِينَ وَالْخَاشِعَاتِ وَالْمُتَصَدِّقِينَ وَالْمُتَصَدِّقَاتِ وَالصَّائِمِينَ وَالصَّائِمَاتِ وَالْحَافِظِينَ فُرُوجَهُمْ وَالْحَافِظَاتِ وَالذَّاكِرِينَ اللَّهَ كَثِيرًا وَالذَّاكِرَاتِ أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ مَغْفِرَةً وَأَجْرًا عَظِيمًا

“Sesungguhnya laki-laki dan perempuan yang muslim, laki-laki dan perempuan yang mukmin, laki-laki dan perempuan yang tetap dalam ketaatannya, laki-laki dan perempuan yang benar, laki-laki dan perempuan yang sabar, laki-laki dan perempuan yang khusyu’, laki-laki dan perempuan yang bersedekah, laki-laki dan perempuan yang berpuasa, laki-laki dan perempuan yang memelihara kehormatannya, laki-laki dan perempuan yang banyak menyebut (nama) Allah, Allah telah menyediakan untuk mereka ampunan dan pahala yang besar”. (QS. Al-Ahzab : 35).

Demikianlah amalan yang dianjurkan untuk kita lakukan pada bulan Rajab. Semoga setiap amalan kita menjadi asbab bagi turunnya rahmat Allah Subhanahu Wata’ala.

Wallahu ‘alam bisshowwab.